Jejak Kiki si Penyihir Muda di Shodoshima Olive Park dan Yufuin | Nayowa.com
Anime Tourism Eksplorasi Pedesaan

Jejak Kiki si Penyihir Muda di Shodoshima Olive Park dan Yufuin

Tim Nayowa Kurator Budaya Nayowa
Publikasi: Mei 2026
Waktu baca: 8 Menit
Kincir Angin Shodoshima Olive Park

"Terbang melintasi batas geografi. Menemukan kota pesisir Eropa yang magis dan kota batu yang tenang, tersembunyi dengan anggun di kepulauan Jepang."

Dunia magis Hayao Miyazaki memiliki kemampuan luar biasa untuk membangkitkan rasa nostalgia akan sebuah tempat yang mungkin belum pernah kita kunjungi. Sebuah lanskap di mana batas antara realitas pedesaan Jepang dan romantisme kota pesisir Eropa melebur menjadi satu.

Bagi para penggemar mahakarya Studio Ghibli, Kiki's Delivery Service (Majo no Takkyuubin, 1989) adalah manifestasi dari kebebasan, kemandirian, dan keindahan kota fiktif Koriko. Koriko digambarkan sebagai kota pelabuhan yang dihiasi oleh menara jam tinggi, jalanan berbatu (cobblestone), atap-atap terakota, dan hembusan angin laut yang menerbangkan aroma roti segar. Miyazaki secara terbuka menyatakan bahwa Koriko terinspirasi oleh lanskap kota Stockholm dan Visby di Swedia.

Namun, tahukah Anda bahwa Jepang memiliki dua destinasi nyata yang secara kebetulan—atau mungkin lewat desain—mereplikasi estetika pedesaan hibrida tersebut dengan sangat sempurna? Untuk menapaki jejak sapu terbang Kiki, kita harus melakukan perjalanan ke dua titik geografis yang berbeda: Shodoshima Olive Park di Prefektur Kagawa dan Yufuin Floral Village di Prefektur Oita.

Shodoshima Olive Park: Hembusan Angin Laut Pedalaman Seto

Perjalanan pertama kita berlabuh di Pulau Shodoshima, pulau terbesar kedua di Laut Pedalaman Seto. Pulau ini memiliki iklim mikro yang unik, sangat mirip dengan cuaca hangat Mediterania. Berkat iklim inilah, Shodoshima menjadi tempat pertama di Jepang yang sukses membudidayakan buah zaitun (olive) pada awal abad ke-20.

Di atas perbukitan yang menghadap ke laut biru pekat, berdirilah Shodoshima Olive Park. Taman luas ini didesain sepenuhnya dengan gaya arsitektur pedesaan Yunani dan pesisir selatan Eropa. Mata Anda akan dimanjakan oleh hamparan lebih dari 2.000 pohon zaitun, pilar-pilar batu marmer putih, dan jalanan setapak yang membelah padang rumput hijau.

"Berdiri di bawah baling-baling kincir putih Shodoshima, menatap cakrawala Laut Seto yang berkilau, Anda akan langsung memahami mengapa tempat ini terpilih sebagai lokasi syuting adaptasi live-action Kiki's Delivery Service (2014)."

Ikon paling monumental di taman ini adalah sebuah kincir angin berwarna putih salju (Grecian Windmill) yang bertengger megah di atas bukit, sumbangan dari Pulau Milos, Yunani—pulau kembaran Shodoshima. Lanskap di sekitar kincir angin inilah yang paling kuat memancarkan aura kota Koriko. Laut yang membentang di latar belakang seolah memanggil jiwa petualang Kiki.

Ritual Sapu Terbang

Di Shodoshima Olive Park, terdapat sebuah tradisi wajib bagi pengunjung. Anda dapat meminjam "Sapu Ajaib" (Magic Broom) secara gratis dari gedung Olive Memorial Hall. Ratusan wisatawan setiap harinya membawa sapu ini ke area kincir angin putih untuk mengambil foto melompat ke udara, menciptakan ilusi optik seolah mereka sedang terbang melayang layaknya Kiki. Ini adalah bentuk kegembiraan kolektif yang merayakan kebebasan fiksi di dunia nyata.

Wisatawan melompat dengan sapu

Yufuin Floral Village: Kota Batu Hanamura yang Melenakan

Meninggalkan pulau zaitun, kita menyeberang menuju pulau Kyushu, tepatnya ke kota pegunungan yang terkenal dengan sumber air panasnya: Yufuin, Prefektur Oita. Di tengah-tengah keheningan desa tradisional Jepang ini, terdapat sebuah kantung keajaiban yang seakan diteleportasi langsung dari pedesaan Cotswolds di Inggris atau desa animasi Ghibli. Tempat itu adalah Yufuin Floral Village.

Jika Shodoshima menangkap esensi hamparan laut Koriko, Yufuin Floral Village (sering disebut sebagai desa Hanamura dalam panduan wisata lokal) mereplikasi arsitektur mikro dari gang-gang kota tersebut. Tempat ini adalah labirin kecil yang dibentuk oleh rumah-rumah batu beratap rendah, dinding yang dirambati tanaman ivy hijau, jalanan batu bata yang sempit, serta keranjang-keranjang bunga warna-warni yang menggantung di setiap bingkai jendela.

Berjalan menyusuri desa kecil ini, Anda tidak akan mendengar deru kendaraan bermotor. Sebagai gantinya, Anda akan ditemani oleh suara kepakan sayap burung hantu, gemericik air mancur batu, dan sesekali suara kambing atau kelinci dari kebun binatang mini yang terintegrasi apik di dalam desa. Ekosistem visual dan sonik ini dirancang sedemikian rupa untuk memutuskan Anda dari realitas dunia modern.

Mencium Aroma Roti Osono-san

Mahkota permata dari Yufuin Floral Village bagi penggemar Ghibli adalah keberadaan toko roti "Kiki's Bakery" (meskipun dianimasi namanya adalah Gücho Kisado). Bangunan batu mungil ini menggantungkan papan nama ikonik berbahan kayu dengan logo penyihir terbang dan kucing hitam Jiji, persis seperti yang dibuat oleh keluarga pembuat roti Osono di dalam film. Membeli croissant hangat dari jendela kayu toko ini akan membuat Anda merasa seperti penduduk lokal Koriko yang sedang berbelanja sarapan.

Eksplorasi Estetika Pedesaan Hibrida

Fenomena wisata di Shodoshima dan Yufuin ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh animasi Jepang terhadap tata ruang dan pariwisata. Ini adalah konsep "estetika hibrida" yang brilian. Para pengelola pariwisata ini tidak membangun replika studio yang kaku; mereka mengadopsi elemen arsitektur pedesaan Eropa, menanamnya di atas topografi alam Jepang yang subur, dan membiarkannya menyatu dengan alam.

Hasilnya adalah sebuah ruang liminal yang terasa asing namun sangat familier—sebuah representasi fisik dari "Genius Loci" (ruh sebuah tempat) yang diimpikan oleh Hayao Miyazaki.


Bersiaplah Mengudara

Kiki mengajarkan kita bahwa untuk menemukan keajaiban, kita harus memiliki keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan terbang ke kota yang baru. Shodoshima Olive Park dan Yufuin Floral Village berdiri menanti Anda untuk membuktikan bahwa di sela-sela modernitas Jepang, masih terdapat ruang magis di mana sihir masa kecil tetap hidup dan bernapas.

Shopee Promo
Exclusive Partner

Persiapan Eksplorasi Ghibli

Klaim voucher khusus untuk pembelian pita merah ikonik, tas travel, & kamera analog.

Klaim di Shopee

Wujudkan Jejak Magis Anda,
Biar Kami yang Atur Logistiknya.

Mencapai pulau Shodoshima atau lembah Yufuin membutuhkan navigasi kereta dan feri yang kompleks. Nayowa Tour akan merancang rute private eksklusif agar Anda bisa fokus menikmati keajaiban.